Rabu, 24 Januari 2018

Jus Kurma Minuman Hangat Favoritku







Kopi
Saya punya beberapa minuman hangat favorit yang berubah-ubah. Saat awal kuliah saya mulai menyukai kopi. Kesukaan pada kopi bermula saat menginap di rumah teman. Pagi hari sang tuan rumah menghidangkan sarapan kopi yang masih mengepul serta sepiring bakwan udang, pasangan yang sungguh klop. Saat itu, saya yang tadinya tidak pernah tertarik pada kopi, langsung tergoda oleh aromanya. Lalu mencicipinya sedikit dan akhirnya malah suka. Tapi ya sekedar suka saja kalau memungkinkan menyeduhnya, tapi tak mencari kalau tak ada. Maklumlah dana anak kost sangat terbatas.

Setelah menikah saya kembali menyikai kopi yang sama. Berbeda dengan orang lain yang menyeduh kopi untuk sarapan, saya menyeduhnya sebagai camilan. Kopi panas itu biasanya saya celupin roti, hmm yummy. Tapi kesukaan saya pada kopi benar-benar dihentikan setelah sebuah kejadian. Pagi itu saya ada agenda mengadiri sebuah acara. Salahnya, pagi hari saya minum kopi, lalu badan menjadi lemas gemetaran, mual, kepala agak pusing. Saya takut sekali untuk menyebrang jalan, apalagi sambil menggendong bayi.

Susu coklat vanila
Kalau saat hamil minuman favorit saya beda lagi, yakni campuran susu dancow coklat vanilla. Ibu hamil kan selalu ditekankan untuk meminum susu, padahal saya kurang menyukai susu, apalagi suus ibu hamil yang bikin mual itu. Akhirnya, dari pada tidak, saya berinisiatif membuat minuman hangat campuran dancau coklat dan vanilla, dan saya sangat menyukainya. Rasa manis dari coklat serta rasa gurih dari vanilla sungguh nikmat.

 Coklat dan teh tarik
Setelah tidak hamil, minuman hangat favorit saya beralih pada coklat dan teh tarik. Kedua minuman tersebut memiliki keleihan masing-masing, mereka meninggalkan sensasi berbeda di lidah. Meneguk coklat hangat atau teh tarik pelan-pelan saat masih hangat apalagi ditemani camilan lezat di pagi hari itu sangat menyenangkan.

Madu hangat
Nah, kalau minuman hangat satu ini sebenarnya tidak bisa dibilang favorit. Tapi tiap hari saya wajib mengonsumsinya, bahkan bisa sampai tiga cangkir sehari bila tengah kurang enak badan. Untuk bepergian juga saya kadang membawa seduhan madu sebagai dopping. Yang awalnya tak suka, lama-lama saya jadi suka juga seduhan madu hangat.
Jika kalian tidak suka madu karena rasanya yang sangat manis, cobalah untuk menyeduhnya dengan air hangat. Rasanya, sungguh nikmat, apalagi kalau ingat khasiatnya, pasti ketagihan.

Jus kurma
Nah, saat ini jus kurma-lah minuman favorit saya. Kalian jangan dulu berkomentar sebelum mengetahui resep saya… J Pertama tahu jus kurma itu saat di rumah Ayah, adik saya membuatnya. Saat itu saya sama sekali tidak tertarik meskipun adik saya terus membujuk. Warnanya memang tidak terlalu menarik. Saya lebih memilih madu sebagai dopping berpuasa saat itu.

Takdir Allah ternyata bulan itu saya positif hamil dan bidan menganjurkan untuk rutin mengonsumsi tujuh butir kurma sehari. Ini untuk membantu mengatasi anemia saya. Waduh, ini tugas berat mengingat saya kurang menyukai makanan manis. Teman saya yang bidan itu menyarankan untuk membuat nabez agar tidak terlalu manis rasanya. Nabez itu kurma yang direndam semalaman.

Demi cintaku pada janin dalam kandungan, saya pun menuruti saran bu bidan cantik itu. Dan kebetulan, suami belum lama pulang umroh dan kami memiliki kurma nabi (ajwa) yang memiliki khasiat paling istimewa di antara buah kurma. Cara mengonsumsi nabez ini bisa dikunyah langsung kurmanya dan airnya diminum, bisa juga dilender. Saya memilih diblender. Dan ternyata rasanya lezaat sekali. Setelah itu saya berusaha rutin mengonsumsi jus kurma. Tapi setelah ajwa habis menjadi kadang-kadang saja, maklumlah kurma yang biasa dijual dipasaran rasanya tak seenak ajwa.

Nah, saat bayi berusia sekitar setahun saya tertarik untuk bisnis kurma. Momennya pas menjelang Ramadhan dan suami pulang membimbing umroh. Beliau membawa berdus-dus kurma dari Madinah. Namanya penjual, saya pun banyak mencari informasi berkaitan dengan kurma. Saat itulah saya mengenal kurma sukari, yang wangi dan rasanya membuat saya langsung jatuh cinta ehem… Dan ternyata, kurma sukari menjadi favorit pelanggan.

Saya pikir kalau sukari basah dijus pasti rasanya mantap, dan perkiraan saya benar. Dengan takaran air yang cukup akan membuat jus kurma sukari terasa luar biasa. Dan inilah minuman hangat favorit saya sekarang. Jika kalian penasaran, saya kasih tahu cara membuatnya ya J

Ambil tujuh butir kurma sukari, buang bijinya, rendam semalam dengan air matang. Subuh-subuh blender kurma beserta airnya dan tambahkan air panas agar hasilnya menjadi minuman hangat. Minum segera supaya buih dan airnya tidak terpisah.

Minuman hangat jus kurma ini bukan hanya rasanya yang lezat tetapi khasiatnya juga luar biasa. Apakah kalian tertarik untuk mencoba minuman hangat favorit saya?



2 komentar:

  1. Kalau saya senang sekali dengan teh tarik Karena segar sekali di mulut dan enak masuk ke perutnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul, teh tarik juga lezat...terima kasih sudah mampir...

      Hapus

Terima kasih sudah mampir dan berkomentar, mohon untuk tidak meninggalkan link hidup. Terima kasih :)

Wisuda Sekolah Tinggi Teknologi Bandung XIII, Hanya 45 Hari Lulusan STTB untuk Bekerja

Sabtu, 8 Desember 2018 Hotel Hariss and Conventional Festival Citylink menjadi saksi sebuah prosesi yang sangat didambakan oleh para...