Selasa, 31 Oktober 2017

Aneka Permainan Seru Saat Libur di Desa



Sebentar lagi liburan akhir semester merangkap liburan akhir tahun akan tiba. Bunda sudah merencanakan apa nih bersama anak-anak? Apakah akan berwisata ke luar negeri, luar kota, atau cukup luar rumah? Ehehe … liburan di mana pun yang paling penting kebersamaan dan kebahagiaannya, bukan begitu?

Liburan favorit anak-anak saya adalah main air, mau ke pantai, berendam di Cipanas, atau wisata ke mana pun yang perting ada acara main airnya. Selain itu, liburan favorit mereka adalah di rumah kakek dan nenek di desa. Banyak hal yang bisa anak-anak lakukan saat liburan di desa, yang tak bisa mereka lakukan di kota, antara lain:

·         Menangkap ikan sambil nguras kolam

Ini kegiatan favorit nomor satu anak-anak. Jika kakek mereka sudah bilang mau nguras kolam ikan, semua akan menyambut gembira. Tak peduli dingin, tak peduli belepotan lumpur, yang penting riang gembira bersama-sama di kolam. Bunda pun tak tega untuk melarang, hanya mengarahkan saja. Harus makan sebelum masuk ke kolam, pakai baju yang mudah dicuci, hati-hati karena licin, dan sebagainya.



·         Berenang di kolam

Waktu kecil saya memang kadang main di sungai bersama teman-teman, tapi sekarang keadaan sudah jauh berubah. Saya tak mungkin membiarkan anak-anak main di sungai.

Di rumah ayah ada kolam berisi ikan kecil-kecil untuk terapi kaki. Anak-anak sukaa sekali berenang di sana, bahkan sehari bisa beberapa kali. Satu dua anak masuk kolam, yang lainnya pasti ikutan, susah sekali dilarang. Lagi-lagi, yang bisa dilakukan Bunda hanya mengawasi supaya mereka main dengan aman.

·         Main ke kebun

Ayah memiliki kebun yang cukup luas. Sebenarnya, kebun ayah tidak terlalu jauh dari rumah, tidak sampai 1 km. Tapi anak-anak tidak suka main ke kebun tanpa orang dewasa, kurang seru mungkin karena tak ada yang bisa metik kelapa muda. Tapi, kalau paman mereka mengajak ke kebun, mereka akan betah sekali. Apalagi kalau kami memutuskan untuk ngeliwet di kebun, wuih, girang sekali mereka.

·         Main di pinggir sawah

Ayah memiliki kolam di pinggir sawah, dan anak-anak suka sekali bermain dan mincing di sana. Sayangnya kolam itu dalam sekali, sehingga Bunda hanya mengizinkan mereka mincing jika ada orang dewasa menemani.

·         Tidur di tenda

Di rumah ayah ada lima anak kecil ditambah empat anak-anak saya jadi sembilan orang. Belum lagi jika ditambah dengan anak-anak adik dan para anak sepupu, ramenya luar biasa. Makanya tak heran kalau anak-anak suka sekali liburan di ruah kakek nenek mereka. Jika pas ada tenda, mereka suka sekali tidur di tenda, begadang hanya untuk main dan ngobrol atau bercanda.

Sebenarnya, kalau mau dilist masih banyak lagi kegiatan seru yang biasa dilakukan saat liburan di desa. Semuanya seru dan mengasyikan. Bunda-bunda juga pasti punya pengalaman yang tak kalah serunya dari kami. Berbagi yuk, Bunda J
                
Kalau dilihat-lihat, kegiatan yang disukai anak-anak itu hampir selalu membuat kulit mereka berkeringat, kotor, gatal, atau berpeluang besar digigit nyamuk atau serangga lainnya. Wah, jangan sampai pulang liburan badan mereka penuh bentol. Selain tak enak dilihat, kasihan juga mengganggu kenyamanan mereka saat bermain.



Nah, ini bagian Bunda untuk menjaga mereka. Bunda pastikan sedia Insect Beat dari Aquila. Insect Beat ini punya manfaat membantu mengusir nyamuk & serangga, meredakan gatal akibat gigitan serangga tanpa meninggalkan bekas, mengatasi ruam keringat dan ruam popok, serta membantu mempercepat penutupan luka ringan. Wah, ini cocok banget kan buat menemani anak-anak liburan. Kabar baiknya lagi, produk Aquila ini dibuat TANPA pengawet, mineral oil, BHT, dan parfum serta food grade. Jadi Bunda tak usah khawatir kalau Insect Beat tak sengaja kejilat sama Si Kecil.

Selamat mempersiapkan liburan seru bersama buah hatinya ya, Bunda J





64 Sahabat Teladan Utama (Review Produk)


Sebenarnya, mulai awal Oktober ini suami minta saya tidak usah bisnis apa pun dulu. Fokus dulu sama Si Bungsu hingga disapih. Tapi syukurnya suami masih ngasih izin buat nulis. Kalau pun di timeline FB ada status promosi, maka itu tulisan endors buat produk klien.
Berat sih sebenarnya, karena saya terlanjur menyukai bisnis. Tapi demi keridoan suami, saya berusaha taat.
Tapi, minggu ini pertahanan saya mulai goyah, rasanya tak tahan buat promosi produk baru Sygma. Dari pada jadi tak berkah, maka saya pun minta izin buat promosi satu produk ini saja. Alhamdulillah beliau mengizinkan.
Mau tahu produk yang bikin saya tak tahan  untuk promosi itu? Nama produknya  buku 64 Sahabat Teladan Utama. Saya lihat flyernya, wow langsung mupeng buat punya. Saya memang sukaaa sekali baca kisah Nabi & para sahabat sejak kecil hingga sekarang. Tak bosan?
Tidak, saya tak bosan membaca kisah para nabi & sahabat. Karena saya berusaha menghayatinya, bukan hanya sekedar untuk tahu cerita. Saya akan menceritakan ulang pada anak-anak serta saya pun akan menceritakan ulang di buku-buku yang saya tulis. Multifungsi https://static.xx.fbcdn.net/images/emoji.php/v9/f4c/1/16/1f642.png:)
            Apalagi kalau tampilannya keren, unik, dan lain dari yang lain seperti 64 Sahabat Teladan Utama ini, saya juga mempelajari cara bertutur dan pernak-pernik lainnya.
            Saya kasih tahu ya, mengapa saya sampai tak tahan ingin promosi buku ini. Yang punya anak kecil hati-hati ya, saya tak bertanggung jawab kalau Emaknya langsung mupeng … ehehe .…  


 
·         Diskon 40% sampai 12 November 2017
Sengaja saya bilang diskon dulu yang pertama, karena saya yakin Bunda yang lain juga sama seperti saya, hobi sekali kalau melihat barang bagus yang diskon besar. Betul apa betul? J dan buku premium diskon 40% itu jaraaang banget.

·         Kisah-kisah dalam buku ini dihimpun dari sumber terpercaya
Karena sumbernya insya Allah shohih alias valid alias terpercaya, maka Bunda akan tenang menyampaikannya pada anak. Tak perlu khawatir bila kisahnya termasuk dongeng israiliyat.

·         Kisahnya dituturkan dengan bahasa dramatis, dialognya mudah dipahami anak. Ini akan membuat anak menikmati bacaannya dan menghayati kisahnya. Meski demikian, buku ini bisa juga digunakan oleh orang dewasa yang ingin lebih mengenal para sahabat Nabi.


·         Buku ini penting sekali untuk memberikan teladan bagi anak
Cerita dipercaya merupakan metode mendidik yang efektif dan disukai anak. Dalam kisah-kisah sahabat ini anak akan menemukan banyak teladan dan pesan moral yang baik. Diharapkan, anak akan mau dengan suka rela meniru dan meneladaninya tanpa merasa terpaksa.

·         Ada beberapa yang berbentuk komik
Sebagian buku dalam paket 64 Sahabat ini disajikan dalam bentuk komik. Ini menyasar pembaca pemula yang menyukai bacaan dengan banyak ilustrasi dan sedikit tulisan. Bagus juga untuk mmenarik minat membaca anak yang belum menyukai aktivitas membaca.



·          Ilustrasi dibuat dengan goresan kekinian dan warna yang menarik
Jangankan anak-anak, orang dewasa pun suka melihat ilustrasi yang menarik di buku, betul kan? Ilustrasi yang menarik akan membuat anak-anak tidak bosan untuk lagi dan lagi membaca buku kisah 64 Sahabat ini. 

Saya pernah menerbitkan dua buku yang berbeda, sama-sama kisah tapi yang satu pakai ilustrasi yang lain tidak, perlakuan anak-anak saya berbeda sekali pada kedua buku tersebut. Buku yang ada ilustrasinya lebih sering dibaca, tapi yang tanpa ilustrasi cukup sekali saja. 

·         Setiap bentangan halaman disertai kosakata bahasa Indonesia-Arab-Inggris
Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampui. Sambil membaca kisah, anak juga menambah kosakata bahasa asingnya, keren kan?

·         Dapat dibaca dengan e-pen dengan konten lebih kaya
Anak-anak saya suka sekali menggunakan e-pen untuk membaca buku. Saya berikan sesekali, tapi menahannya sesekali. Maksudnya, sesekali menggunakan e-pen itu bagus untuk menambah wawasan anak-anak. Tapi di kesempatan lain saya mendorong anak untuk membaca sendiri bukunya tanpa e-pen. Sesekali pula dibacakan bundanya J

Mau tahu siapa saja yang termasuk 64 Sahabat Teladan Utama? Ini dia namanya:



Terdiri dari 14 Jilid: 

1⃣ Khalifah Pertama 
 Kisah Abu Bakar 

2⃣ Singa Padang Pasir 
 Umar bin Khattab

3⃣ Pemilik Dua Cahaya 
 Kisah Utsman bin Affan 

4⃣ Sang Perisai Perang Uhud 
 Kisah Ali bin Abi Thalib

5⃣ Pembela Islam dan Ahli Surga 
 Kisah Thalhah bin Ubaidillah dan Zubair bin Awwam

6⃣ Pedagang Dermawan Ahli Surga 
 Kisah Abdurrahman bin Auf dan Sa'ad bin Abi Waqqash

7⃣ Tetangga Rasulullah Saw di Surga 
 Kisah Said bin Zaid dan Abu Ubaidah

8⃣ Para Pemimpin Bidadari Surga 
 Kisah Shahabiyah

9⃣ Para Pemburu Surga (Komik) 
 Mus'ab bin Umair, Salman Al Farisi, Abu Dzar, Bilal bin Rabbah, Abdullah bin Umar, Shuhaib bin Jabal.

1⃣0⃣ Para Perindu Syahid (Komik) 
 Abdullah bin Mas'ud, Hudzaifah Al Yaman, Ammar bin Yasir, Ubadah bin Shamit, Amr bin Al Ash, Khabbab bin Al Arat, Utsman bin Mazh'un, Zaid bin Haritsah, Ja'far bin Abi Thalib, Abdullah bin Rawahah.

1⃣1⃣ Para Pahlawan Islam (Komik) 
 Khalid bin Walid, Umair bin Wahb, Abu Darda, Umair bin Sa'ad, Zaid bin Tsabit, Khalid bin Sa'id.

1⃣2⃣ Para Pencari Hidayah (Komik) 
 Abu Ayyub Al Anshari, Abbas, Abu Hurairah, Al Barra, Utbah bin Ghazwan, Tsabit bin Qais, Usaid bin Al Hudhair, Abdullah bin Amr, Amr bin Al Jamuh.

1⃣3⃣ Para Pembela Nabi (Komik) 
 Ubay bin Ka'ab, Saad bin Ubadah, Usamah bin Zaid, Abdullah bin Amr bin Ash, Abu Sufyan bin Harits, Imran bin Hushain, Anas bin Malik.

1⃣4⃣ Para Pecinta Kebenaran (Komik) 
 Salamah bin Al Akwa, Abdullah bin Abbas, Abbad bin Bisyir, Suhail, Amr bin Ash, Abdullah bin Qais, Salim.

BONUS: 
🎁 Balok Puzzle 6 sisi
🎁 Poster Peta Kekuasaan Islam
🎁 Poster Ilmuwan Islam

Bagaimana Bunda, sepakat kan dengan saya kalau buku ini menarik sekali. Yuk ah, kita investasi ilmu buat buah hati. Semoga Allah memudahkan rejeki kita semua. Aamiin.

Top of Form

Bottom of Form


Minggu, 29 Oktober 2017

Persiapan Liburan Menyenangkan di Rumah Ayah










Liburan semester masih dua bulan lagi, tapi anak-anak sudah sibuk mereka-reka rencana liburan. Jauh-jauh hari mereka minta liburan di rumah ayah (mereka memanggil kakeknya sama dengan saya memanggil beliau). Pas banget jadwal liburan semester kali ini dengan jadwal suami membimbing umroh. Maka insya Allah fix liburan semester ini di rumah ayah.

Liburan ke rumah ayah, bagi anak-anak yang paling menyenangkan tentu mainnya. Di rumah ayah banyak sekali anak kecil yang akan bermain bersama mereka. Lari pagi, petak umpet, maen game, berenang di kolam ikan, dan sebagainya. Pokoknya semuanya berjudul main. Sementara buat bundanya, yang paling menyenangkan di rumah ayah itu ngobrol sama ayah, botram, serta main ke rumah bibi dan uwa.

Meski menyenangkan, liburan ke rumah ayah memiliki tantangan tersendiri bagi saya dan lumayan menguras energi. Saya harus mengasuh empat anak sendiri, mengerjakan pekerjaan rumah seperti biasa, serta lebih bersabar karena biasanya anak-anak lebih sulit diatur. Bagaimana tidak, di rumah ayah ada lima anak kecil sepantaran mereka, dan mereka suka saling mempengaruhi. Karena itu, supaya liburan lebih menyenangkan, maka saya harus mempersiapkan segala sesuatunya jauh-jauh.
1.     
  Membuat kesepakatan-kesepakatan

Meski setiap liburan membuat kesepakatan terlebih dahulu dan ada saja yang dilanggar, tapi membuat kesepakatan terlebih dahulu tetap penting. Dari beberapa kesepakatan, biasanya masih banyak yang dipatuhi. Kesepakatan juga membuat anak lebih mudah diingatkan karena mereka sudah paham sebelumnya. Misalnya, setiap hari wajib adzan satu kali, jika mau main jauh harus seizin Bunda, makanan dan minuman yang dilarang di rumah maka dilarang juga saat liburan, harus menahan mulut dan tangan dari hal yang tidak baik, dalam sehari jajan hanya boleh maksimal sepuluh ribu rupiah, dan sebagainya.

2.       Membawa doping

Di desa ayah tidak mudah menemukan doping bagus seperti madu, kurma, atau sarikurma. Keadaan ini terasa menyiksa sekali saat liburan lebaran kemarin saya sakit lumayan lama. Saat itu saya hanya membawa madu sedikit dan kurma sedikit. Padahal, madu, kurma, dan sarikurma itu bagus sekali untuk doping alami. Pokoknya doping ini penting banget biar Bunda nggak mudah khawatir saat anak-anak main air, hujan-hujanan, atau telat makan karena asik main.
  
3.       Membawa obat anti nyamuk & serangga

Di rumah ayah ada kalanya banyak terdapat nyamuk. Hal ini jelas mengganggu karena membuat susah tidur. Belum lagi kulit Si Bungsu yang sensitif membuat bekas gigitan nyamuk tidak hilang berbulan-bulan. Saya tak berani memasang obat nyamuk karena khawatir mengganggu pernapasan. Nah, kalau untuk hal ini solusinya saya bawa Insect Beat dari Aquila buat dibalurin ke tubuh anak-anak sebelum tidur. Nggak usah khawatir kalau nggak sengaja kejilat, karena formulanya food grade. Insect Beat juga berguna kalau anak-anak mau main ke kebun atau gatal-gatal setelah nyari ikan ke kolam.



Mengenai keamanan produk saya nggak khawatir, Aquila sudah mendapatkan White Flower Label. White Flower Label ini menjadi tanda untuk menjamin dan menjaga kualitas produk organic sesuai standar yang ada.



Bunda-bunda yang lain mungkin memiliki persiapan yang berbeda saat akan liburan bersama anak-anak. Apa pun bentuk persiapannya, yang jelas tujuannya sama, agar dapat menikmati liburan dengan bahagia, bukankah begitu?


Wisuda Sekolah Tinggi Teknologi Bandung XIII, Hanya 45 Hari Lulusan STTB untuk Bekerja

Sabtu, 8 Desember 2018 Hotel Hariss and Conventional Festival Citylink menjadi saksi sebuah prosesi yang sangat didambakan oleh para...