Selasa, 01 November 2022

Me Time dengan Bonus Glazed Skin


 

Pernah tidak Emak merasa sangat lelah lahir batin? Melihat segala pekerjaan rumah seperti Melihat gunungan beban. Lalu melihat anak-anak minta perhatian seolah mereka biang rusuh. Suami keliru merespon rasanya ingin meledak saja. Jika kondisi sudah seperti itu, fix Emak butuh me time.

 

Secara mudahnya me time itu adalah  meluangkan waktu sejenak untuk diri sendiri. Lupakan sejenak segala pekerjaan rumah tangga. Anak-anak titipkan dulu. Fokus saja menyenangkan diri sendiri. Kegiatannya bebas apa pun yang bisa bikin kita bahagia. Entah itu nonton drakor, membaca novel, menggambar, mencoba resep baru, ke salon dan lain sebagainya.

 

Apakah me time sama dengan membuang-buang waktu? Tentu tidak. Me time itu seperti penebang pohon yang mengambil waktu sejenak untuk mengasah gergajinya. Memang beberapa menit dia berhenti melakukan pekerjaannya, tapi setelah gergajinya diasah maka pekerjaannya akan jauh lebih cepat selesai.

 

Demikian juga Emak yang melakukan me time. Beberapa saat menggunakan waktu untuk menyenangkan diri sendiri, setelahnya energi Emak seperti habis diisi baterai. Full semangat dan full bahagia. Maka dalam kondisi hati seperti itu segalanya akan terasa ringan. Emak bisa mengerjakan pekerjaan rumah dengan hati riang sambil bersenandung. Menemani anak-anak bermain dengan penuh kegembiraan. Hubungan dengan pasangan pun semakin hangat dan berkualitas.

 

Pokoknya me time itu bisa mengurangi tingkat stres, dapat mengelola emosi dengan lebih baik, lebih mengenal diri sendiri, serta memperkuat ikatan dengan keluarga. Banyak kan manfaatnya? Jadi, jangan ragu untuk melakukannya. Sebagai inspirasi berikut yang dapat Emak lakukan untuk me time.

 

·         Membaca Novel

Setelah lelah dengan pekerjaan rumah, hal yang paling saya inginkan itu rebahan sambil membaca novel. Itu nikmatnya luar biasa, larut dalam cerita dan melupakan rasa lelah dan capek. Kalau ada novel cetak tapi kalau tak ada pun novel online bertebaran di berbagai aplikasi. Makanya saya suka menyimpan beberapa judul novel yang akan saya buka sesuai kondisi hati.

 

Kalau Emak berminat juga membaca novel online coba buka play store, di sana cari aplikasi menulis. Ada yang namanya KBM app, Fizzo, Goodnovel, Whattpad, Rakata, dan masih banyak lagi. Mau yang pakai koin, nonton iklan, hingga full gratis pun ada. Mau cerita religi, horror, komedi, drama rumah tangga, romance, dan masih sangat banyak lagi. Tinggal masuk saja ke aplikasi menulis, terus ketik yang Emak inginkan di kolom percarian. Pokoknya aplikasi menulis itu surga banget buat para pecinta novel.

 

·         Menulis Novel Online

Selain membaca novel, Emak juga bisa me time dengan menulis novel di aplikasi menulis itu. Berbeda dengan dulu, saat ini siapa pun bisa menulis novel dan menerbitkannya sendiri di aplikasi tanpa editor. Setiap aplikasi pun punya kebijakan yang berbeda-beda untuk penulisnya. Ada yang membebaskan penulisnya untu menulis berapa bab yang dia mau, ada juga yang menetapkan jumlah bab minimal.

 

Jika beruntung tulisannya banyak disukai pembaca, Emak pun bisa mendapatkan uang dari sana. Ada yang berbentuk rupiah bahkan ada pula yang berupa dollar. Uang itu ada yang didapat dari bagi hasil coin, bagi hasil iklan, bonus keaktifan, bonus tamat tulisan, dan sebagainya. Nominal yang di dapat dalam sebulan bisa sampai puluhan juta lho, lebih dari UMR gaji ya?

 

Jika Emak bingung akan mulai dari mana, cobalah untuk mengontak admin akun IG aplikasi menulis yang Emak incar. Khusus untuk KBM app setiap pecan mereka menyelenggarakan zoom untuk membina para penulisnya.

 

Menulis di aplikasi online bisa Emak ambil sebagai me time. Lakukan dengan senang hati dan tulis sesuatu yang membahagiakan. Makan Emak akan bahagia apalagi bila mendapat bonus rupiah dari me time yang dilakukan.

 

·         Skincare-an

Buat sebagian orang berdandan atau skincare-an itu sudah menjadi keharusan atau kesukaan. Tapi bagi sebagian orang lain skincare-an itu terasa menjadi beban yang kalau bisa dihindari saja. Untuk kelompok kedua, mereka biasanya akan memborong skincare saat tumbuh kesadaran untuk merawat wajah. Semangat sekali pada awalnya lalu setelah beberapa hari semangat itu menurun, tahu-tahu skincare mereka sudah kadaluarsa. Ada yang seperti itu?

 

Emak mungkin bilang, mana sempat skincare-an, mandi saja ditungguin si kecil. Atau, dari pada waktu luang digunakan buat skincare-an, mending juga rebahan ngumpulin lagi tenaga buat mengerjakan segala pekerjaan rumah tangga yang tak ada habisnya. Bila seperti ini masalahnya, berarti saatnya diskusi sama suami minta waktu untuk me time. Nitip anak sehari 2x pagi malam dalam beberapa menit setiap waktunya. Suami enggak akan keberatan dong, kan kalau istrinya makin cantik juga dia yang senang.

 

Coba bayangkan, duduk santai beberapa menit sambil merawat wajah dengan tenang. Setelahnya wajah terasa lebih segar dan hati pun terasa lebih riang. Apalagi saat melihat perubahan wajah yang lebih sehat dan cantik setelah rutin skincare-an. Hati makin bahagia dan tentu saja suami pun makin senang, dan hubungan pun akan terasa lebih hangat. Sangat layak buat dicoba kan?

 

Bagaimana perasaan Emak saat melihat teman memiliki wajah glowing? Suka dan sedikit iri ya. Tapi, saat ini ada standar kecantikan baru lho yang lebih dari glowing, namanya glazed skin. Kabar baiknya, siapa pun bisa lho memiliki kulit cantik sehat glazed skin ini. Tapi tentu dengan butuh perjuangan untuk mendapatkannya, tak bisa instant. Tapi hasilnya pun sesuai dengan effort yang dikeluarkan, yakni bisa terlihat lebih muda dari usianya, mau atau mau banget, Mak?

 

Bila Emak tertarik coba cek web atau akun IG-nya B Erl Cosmetic. Mereka memiliki produk baru yang bisa membantu mewujudkan glazed skin ini. Nama produknya B Erl Active Glow Booster Serum. Keunggulan produk ini dengan formulasi Alcohol & Fragrance Free, dan menggunakan Ingredients grade terbaik, yaitu Niacinamide PC 8%, B Erl Active Glow Booster Serum mampu mencerahkan kulit secara maksimal, mengunci kelembaban kulit, memperlambat tanda tanda penuaan dini hingga membantu mengecilkan pori-pori. Wow menarik sekali, bukan?

sumber foto: berlcosmetics.com


 

Satu hal yang perlu diingat, kunci mendapatkan glazed skin itu dengan menjaga kulit tetap terhidrasi dan skin barrier yang terlindungi. Karena itu, lakukan perawatan wajah mulai dari double cleansing, penggunaan cleanser, sunscreen hingga moisturizer secara rutin sebelum menggunakan produk B Erl Active Glow Booster Serum.

 

Bagaimana, Mak, sudah siap me time dengan skincare-an? Untung dobel, me time-nya dapat glazed skin-nya juga dapat. Jadi, tunggu apa lagi?

 

#glazedskin

#glazedskinfornextlevel

#glazedskinberlcosmetic

 

 

 

Minggu, 30 Oktober 2022

Mendulang Pahala di Rumah

 

  

Bumi Allah ini luas sekali, di atasnya terhampar banyak sekali peluang mendapatkan pahala. Karena, pada dasarnya kehidupan seorang muslim itu seluruhnya dapat menjadi ibadah yang mendatangkan pahala. Tetapi, bagi seorang perempuan di dalam rumahnya pun banyak sekali ladang amal. Berbeda dengan laki-laki yang harus berjuang di luar sana untuk mencari nafkah bagi keluarganya. Sabda Nabi, “Apabila perempuan menjalankan sholat lima waktu, lalu ia menjaga kemaluannya dan ia taat pada suaminya, maka pasti ia masuk surga dari berbagai pintu yang ia kehendaki.” (HR Ibnu Hibban)

 

Bila di rinci akan kita temukan banyak sekali ladang amal untuk perempuan di rumahnya. Dari mulai hal kecil seperti memberikan segelas air untuk suami, hingga hal besar melahirkan dan mendidik generasi. Sebagiannya mungkin kita anggap sebagai sesuatu yang sepele atau bahkan dianggap sebagai beban.

 

1.      Hamil, melahirkan, dan menyusui

Hamil, melahirkan, dan menyusui merupakan dambaan seorang perempuan yang sudah menikah. Kita mungkin menganggapnya sebagai proses yang alami seorang perempuan. Tetapi ternyata dalam kepayahan seorang perempuan hamil, melahirkan dan menyusui Allah siapkan pahala yang sangat besar.

 

Rasulullah. telah berwasiat kepada Fatimah Az-Zahrah, putrinya yang berbunyi:

Wahai Fatimah, apabila wanita mengandung, malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah menetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan serta melebur seribu kejelekan. Ketika wanita merasa sakit akan melahirkan, Allah menetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang di jalan Allah. Jika dia melahirkan kandungannya, bersihlah dosa-dosanya seperti ketika dia dilahirkan dari kandungan ibunya. Bila meninggal ketika melahirkan, dia tidak akan membawa dosa sedikit pun. Di dalam kubur akan mendapatkan pertamanan indah yang merupakan bagian dari taman surga. Allah memberikan pahala kepadanya sama dengan pahalah seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari Kiamat”.

 

2.      Melayani dan bercanda dengan suami

sumber foto: www.istockphoto.com/


Sebagian kita mungkin mengira melayani suami yang berbuah pahala hanya melayani dalam urusannya yang besar, seperti jima’. Padahal semua hal yang dilakukan seorang istri untuk melayani suaminya itu Allah siapkan pahala untuknya. Seperti mengambilkan secangkir air, menyisiri rambutnya, mengguntingkan kukunya, menyendokkan nasi ke piringnya, serta banyak lagi. Bahkan hanya sekadar bersenda gurau atau menghibur suami pun mebuat dosa kita berguguran.

 

Rasulullah saw bersabda, “Manakala suaminya merengkuh telapak tangannya, maka berguguranlah dosa-dosa suami istri tersebut dari sela-sela jari-jarinya.” (Diriwayatkan Maisarah bin Ali dari Ar-Rafi’ dari Abu Sa’id Al-Khudzri r.a.)

 

3.      Mengurus rumah

Adakalanya seorang perempuan mengeluh dengan pekerjaan rumah yang seperti tak ada habisnya. Ditambah pula dengan kurangnya penghargaan terhadap ibu yang tinggal di rumah. Mengerjakan tetek bengek pekerjaan rumah seperti hal sia-sia yang menghabiskan energi dan waktu. Padahal sesungguhnya dalam pekerjaan yang terlihat sederhana itu terdapat pahala. Saat kita mencuci baju, menyetrika, berbenah rumah, mencuci piring, sesungguhnya kita sedang mengumpulkan pahala.

 

Rasulullah Saw. menasihati putrinya, “Wahai Fathimah. Barang siapa orang perempuan yang menumbukkan  (gandum) untuk suami dan anak-anaknya, pasti Allah akan menuliskan untuknya setiap satu biji, satu kebaikan serta menghapuskan darinya pada setiap satu biji satu keburukan. Dan Allah akan segera mengangkat derajatnya,"

 

4.      Mengasuh dan mendidik anak

sumber foto: www.istockphoto.com


Untuk hal ini semua tentu sepakat bahwa ibu adalah madrasah pertama dan utama bagi anak-anaknya. Saat kita mendidik anak-anak, mendampingi belajar atau menghafal al Quran itu semua berpahala. Tetapi kadang kita lupa bahwa bermain bersama anak atau mengurus hal sederhana untuk anak juga ladang pahala.

 

Sabda Nabi Saw. Saat menasihati putrinya, Fatimah,” Wahai Fathimah, ketika seorang perempuan mau meminyaki kemudian menyisir rambut anak-anaknya serta memandikan mereka, maka Allah akan menuliskan pahala untuknya dari   memberi makan seribu orang lapar dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang.”

 

5.      Berdandan untuk menyenangkan suami

Bagi seorang istri yang memiliki anak kecil berdandan memang memiliki tantangan tersendiri. Terutama jika anak kecilnya lebih dari satu, untuk mandi pun kadang harus nyuri-nyuri waktu karena anak tak mau ditinggal. Sayangnya hal itu lama-lama menjadi kebiasaan bahkan setelah anak-anak besar. Berdandan dianggap sebagai beban atau dianggap membuang waktu.

 

Ternyata, berdandan atau berhias diri demi menyenangkan suami termasuk hal sangat dianjurkan. Bahkan, seorang istri yang yang mampu menyenangkan saat suaminya memandang termasuk sebaik-baiknya wanita. Rasulullah Saw. Bersabda, “Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri salihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan menaatinya, dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya.” (HR. Abu Dawud)

 

Mengapa begitu pentingnya berhias untuk menyenangkan suami? Karena, hal ini akan membantu suami untuk menundukkan pandangannya dari kecantikan wanita di luar sana.

 

Jika demikian, maka bersusah payah mengenyahkan rasa malas untuk berdandan juga menjadi ladang pahala bagi seorang istri. Dari mana mulainya? Mulai dari mencari ilmu. Mau dandan kok malah disuruh mencari ilmu, mungkin sebagian orang berpikir demikian. Tapi ini benar, segala sesuatu juga ada ilmunya. Apa jadinya kalau kita main asal tempel kosmetik demi menyenangkan suami. Bisa-bisa kulitnya jadi korban karena kosmetik atau skincare yang digunakan tak sesuai dengan jenis kulitnya. Apa saja yang harus diperhatikan.


Sesuai dengan jenis kulit

Biasanya, saat hendak memilih kosmetik atau skincare kita disarankan untuk memilih berdasarkan jenis kulit. Apakah kulit kita termasuk kering, berminyak, atau normal. Karena untuk masing-masing jenis kulit kandungan skincare-nya pun akan ada perbedaan.


Halal

Bagi seorang muslimah jelas kehalalan sebuah produk menjadi nomor satu. Karena itu pilih produk skincare atau kosmetik yang sudah jelas kehalalannya. Salah satu brand yang sudah memiliki sertifikat halal untuk skincare adalah B Erl. Kemasan produknya yang dominan warna gold dan hitam membuat B Erl terkesan mewah dan menarik.

 

Saat ini B Erl memiliki produk terbaru yang bernama B Erl Active Glow Booster Serum. Produk ini hadir sebagai solusi atas standar kecantikan terbaru. Jika dulu standar kecantikan wajah itu glowing, maka sekarang menjadi glazed skin. Glazed skin ini lebih dari sekadar glowing alias next level. Kabar baiknya, glazed skin ini memberikan kesan awet muda pada kulit meski umur sudah tua, dan siapa saja memiliki kesempatan untuk mendapatkan kulit glazed skin.


 
sumber foto: berl-cosmetics.com


Kabar baiknya, produk B Erl Active Glow Booster Serum ini cocok untuk semua jenis kulit. Tapi, jangan keliru, kita tak bisa sekonyong-konyong untuk mencapai glazed skin dengan memakai produk ini, tapi ada tahapannya. Tak ada hasil terbaik dengan cara instant kan?

 

Hal yang pertama kita tidak melewatkan rangkaian perawatan wajah mulai dari double cleansing, penggunaan cleanser, sunscreen hingga moisturizer. Pastikan wajahmu sudah terhidrasi dan skin barrier terlindungi. Untuk mengetahui apa saja produknya, kita bisa mencari informasi di web atau akun IG B Erl Cosmetic.

 

Setelah rangkaian perawatan wajah rutin dilakukan barulah kita bisa menggunakan produk B Erl Active Glow Booster Serum untuk mendapatkan glazed skin.  Dengan formulasi Alcohol & Fragrance Free, dan menggunakan Ingredients grade terbaik, yaitu Niacinamide PC 8%, B Erl Active Glow Booster Serum mampu mencerahkan kulit secara maksimal, mengunci kelembaban kulit, memperlambat tanda tanda penuaan dini hingga membantu mengecilkan pori-pori.

 

Booster serum unggulan dari B Erl Cosmetics ini 100% halal dan memiliki tekstur kental namun tidak lengket saat diaplikasikan ke kulit. Cocok untuk semua jenis kulit dan bisa digunakan mulai dari usia remaja, kini semua wanita memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan Glazed Skin.

 

Nah, sekarang ilmunya sudah punya tinggal praktiknya. Yuk, mulai sekarang hempaskan rasa malas, segera rutin memakai skincare. Glazed skin dapat, pahala pun dapat!

 

#glazedskin

#glazedskinfornextlevel

#glazedskinberlcosmetic


sumber:

https://berl-cosmetics.com/artikel

https://akurat.co/nasihat-rasulullah-kepada-fatimah-az-zahra-yang-sedang-galau


Rabu, 20 Maret 2019

Menikmati Surabi dengan Aneka Toping Menggiurkan


Setelah sekian lama merencanakan tapi gagal terus, akhirnya Sabtu kemarin kami jadi juga mengunjungi keluarga adik yang tinggal di daerah Sariwangi. Saya tahu tujuan anak-anak minta main ke rumah tantenya, pertama kangen main sama para sepupunya dan kedua ingin makan surabi favorit mereka di Setiabudi.
Ngomong-ngomong soal surabi, awalnya saya mengira ini Surabi Imut yang terkenal itu. hingga kemarin saya nanya sama pelayannya, eh ternyata dia bilang bukan. Kami sudah langganan ke warung surabi ini lumayan lama, dan saya pun lupa dulu Surabi Imut atau bukan namanya. Yang jelas dulu peralatan makannya serba orange dan sekrang serba hitam. Dari segi varian rasa dan citarasanya saya kira sama saat peralatan makannya orange dan hitam. Jadi saya tak dapat memastikan apa hanya ganti warna atau memang beda pengelola. Dan lupa pula buat menanyakan hal ini sama pelayannya. Sudahlah, yang penting rasanya tetap tak terlupakan ehehe.
Surabi 194 di Jl. Setiabudhi

Etapi sebenarnya saya masih penasaran sama Surabi Imut. Kapan-kapan harus nyobain rasa surabi di sana. Pelopor surabi dengan inovasi aneka topping itu sudah mulai muncul dan dikenal saat saya kuliah di UPI. Memang dekat secara jarak, tapi saat itu keluarga kami terkena imbas dahsyatnya krismon, hingga untuk membeli surabi di Surabi Imut pun tak mampu. jadi, saya penasaran banget sebelum berhasil mampir ke sana. 
Oh ya, buat yang belum tahu, surabi ini makanan tradisional khas Sunda yang terbuat dari tepung beras dicampur santan kelapa. Dibakar menggunakan cetakan khusus kue surabi dan paling harum bila dibakar di atas kayu bakar, seperti di cafe ini. Biasanya, surabi dijual pagi hari untuk sarapan dengan topping oncom atau dicocol dengan kinca (air gula aren). Tapi sekarang surabi sudah banyak dijual di cafe-cafe dengan variasi topping yang banyak sehingga digemari semua usia dan semua kalangan. 
Berhubung ngiler sama berbagai varian topingnya dan kami jarang bisa datang ke tempat ini, kami pun masing-masing langsung pesan dua porsi. Kami harus sabar menunggu hingga pesanan jadi, sekitar 15 menitan mungkin ada. Ini juga alasan langsung pesan dua, Karena kalau pesan satu terus buat nambah laginya harus nunggu lama lagi J
Oh ya, pilihan topping surabi ini buanyak banget, ada 82 pilihan. Dari yang klasik seperti surabi oncom dan surabi kinca, hingga surabi oreo ice cream. Yang paling murah adalah surabi polos, Rp 7.000 dan yang paling mahal adalah surabi durian coklat keju Rp 22.000. kebanyakan antara kirasan harga Rp 8.000 hingga Rp 14.000. Nggak bikin kantong bolong kan ya?
pilihan aneka topping surabi

Seperti biasa pilihan pertama anak-anak adalah surabi oreo es krim. Sebenarnya, menurut lidah saya sih lebih yummy yang manis, tapi kemarin saya ingin nyoba yang manis dan asin. Oncom sama ayam kelihatannya enak jadi toping surabi.
surabi oreo es krim favorit anak-anak 

Pilihan favorit saya adalah surabi pisang keju susu. Menurut saya topping ini enaknya pas banget. Dulu pernah pesan surabi pisang coklat keju susu, menurut saya rasanya jadi terlalu manis, jadilah sekarang coklatnya diskip. Perpaduan sedikit rasa asam dari pisang, gurih asin dari keju, dan manis dari susu rasanya sangat lezat di lidah.
surabi favorit saya

Satu lagi saya pengen nyoba surabi oncom sosis ayam, saya menghidari topping mayo karena rasanya kurang cocok di lidah ndeso sayaJ. Surabi oncom sosis ayam rasanya lumayan, tapi lain kali saya rasa akan lebih memilih topping manis, lebih yummy buat lidah saya.


Pilihan pertama anak-anak bahkan sebelum tiba di lokasi adalah surabi oreo ice cream. Kelihatannya seger banget, mereka menghabiskannya dalam sekejap. Entah lapar, doyan, atau khawatir esnya mencair, mungkin karena ketiganya J

khusyu banget yang makan surabi es krim

Suami saya pesan surabi dengan topping sama persis dengan istrinya. Nampaknya dia percaya dengan pilihan lidah istrinya J. Dia juga pesan cilok goreng, bumbu kacangnya memang membuat ciloknya terlihat menggoda. Oh iya, di café ini bukan hanya menjual surabi, mereka juga menjual banyak menu lainnya seperti cilok goreng ini. Sepertinya ini satu gedung digunakan oleh beberapa pemilik usaha kuliner yang berbeda. Tapi setiap masuk ke tempat ini tujuan kami selalu sama: surabi J
Karena si Bungsu tidur dari nyampe hingga pulang, jadilah kami pesan satu buat dibungkus. Pas di mobil dia bangun terus minta makan. Kupikir dia bakal lahap menikmati surabi yang masih lumayan hangat. Sengaja kupilihin toping seres susu keju kesukaannya. Ternyata perkiraanku salah, si Bungsu keukeuh pingin makan nasi. Hehehe … Ade … Ade, anak Indonesia banget, yang makan itu ya nasi J
Akhirnya itu surabi jadi rezekiku dan Aa-nya. Ternyata beda ya nikmatnya, lebih nikmat dinikmati langsung di tempat dari pada di bungkus. Mungkin karena dimakan di tempat surabinya masih panas dan fresh. Baiklah, semoga ada kesempatan lagi menikmati surabi yummy itu di tempatnya.




Jumat, 08 Maret 2019

Makan Sambil Bersantai Nyaman di Café Selasih



“Bunda, habis beli tas nanti makan siangnya di Selasih ya, kan udah lama nggak makan di sana.” Nah, ini bujukan khas anak-anak, “udah lama nggak”. Minggu ini bilang udah lama enggak ke Selasih, minggu depan bilang udah lama nggak ke Alas Daun, minggu depan dll. Saya hanya senyum, namanya juga anak-anak. Tak harus semuanya dituruti, sesuaikan sikon saja.
Hari ini jadwalnya padat merayap. Pagi hari kami menuju grapari telkomsel di samping Taman Lansia. Mau membetulkan HP yang sudah lama tak bisa dipakai buat SMS. Sebenarnya tidak terlalu masalah, toh saya juga jarang pakai SMS. Tapi saat perlu nelpon lama kesulitan karena tak bisa memakai program TM ON. Jebol dong pulsaku nelpon pakai tarif biasa. Setelah menunggu lama akhirnya pulang dengan tangan kosong akibat lupa membawa KTP hiks … Duh, ini ulah si Bungsu yang suka mainin dompet sehingga kartunya tercecer.

Setelah dari grapari kami ke JL. Sumatera buat nyari tas anak-anak yang udah kekecilan di Eiger. Lumayan juga satu jam kami bolak-balik milih tas hingga menemukan yang cocok. Kalau dilurusin entah sudah berapa KM yang kami tempuh. Kaki pegal, perut keruyukan, dan badan penat pas banget saatnya buat makan siang. Langsung ke Café Selasih sesuai request anak-anak.
Café Selasih berada di daerah Cikutra. Terlewati oleh angkot warna pink Cicaheum - Riung Bandung, jalan kaki beberapa meter ke dalam gang besar sampai deh di Café Selasih. Membawa mobil atau motor sendiri pun mudah, tempat parkirnya cukup luas.
Saat masuk Café, kita akan langsung disuguhi pemandangan aneka perabotan dari kayu. Model dan bahannya terlihat bagus. Kita bisa melihat-lihat mebel sambil menunggu pesanan datang.
Anak-anak suka sekali ke Café ini karena pilihan menunya banyak sekali. Jadi mereka bisa milih sesuai keinginan dan mencoba-coba menu baru. Café ini menyediakan mulai dari makanan khas nusantara, Timur Tengah, Cina, Jepang, hingga Eropa. Kita pun tak usah khawatir karena kisaran harganya tak bikin kantong bolong.
pilihan menu di Cafe selasih

Variasi menu yang banyak juga saya kira merupakan kelebihan Café Selasih. Kita bisa berkumpul bersama teman-teman atau buka bersama keluarga besar, seperti yang keluarga kami lakukan dulu, dengan menu pilihan masing-masing. Kita pun bisa memilih tempat duduk apakah mau di kursi atau lesehan.
Jika tengah ingin bersantai dan waktunya luang kami memilih duduk lesehan. Nyaman buat anak-anak bermain sambil menunggu pesanan datang. Apalagi pas si Kecil masih bayi, bisa ditidurkan selagi bundanya menikmati hidangan. Tapi tempat lesehan ini agak jauh dari tempat order, sehingga kalau ada tambahan pesanan kadang malas.
Seringnya kami memilih duduk tak jauh dari pintu masuk, lebih dekat dengan tempat order juga sehingga mudah jika ingin nambah pesanan. Sayang sekali di sini kursinya rapat-rapat dengan meja, jadi agak menyulitkan untuk bergerak. Nah, pas kemarin  mau ke salon di lantai dua, saya baru tahu ternyata kursi di atas lebih nyaman karena tidak dibuat rapat seperti di bawah. Ya, selama ini kami tak mencoba duduk di lantai atas karena khawatir anak-anak berlarian ke sana kemari.
sebagian tempat duduk di lantai bawah

Selesai memilih menu, saya shalat dzuhur terlebih dahulu. Gantian dengan suami yang menggendong si Bungsu yang tengah terlelap. Mushola di Café Selasih cukup nyaman, tempatnya juga cukup luas dan bersih. Tempat shalat pria dan wanita tersekat dengan baik. Mukena yang disediakan di sini cukup memadai. Tempat wudlunya pria dan wanita terpisah, dan tepat wudlu wanita cukup tertutup. Tak ada toilet di dekat tempat wudlu. 
mushola yang cukup luas

        Di samping mushola pun terdapat aneka meubel yang dipajang. Sehingga kita bisa lihat-lihat perabotan sambil bersantai. Oh iya, mushola ini terletas di dekat tempat parker motor. Selesai shalat ternyata pesanan sudah siap di meja. Pas banget.
meubel di samping mushola

Kali ini suami memesan makanan khas Timur Tengah: nasi kebuli spesial. Menu ini merupakan favorit suami di Café Selasih. Ini tulisan keterangan di menunya: Nasi Kebuli (nasi khas Timur Tengah dengan rasa & aroma rempah yang khas, disajikan dengan kambing & sambal goreng).
nasi kebuli favorit suami

   Saya memesan Brocoli Potato & Cheese (kentang halus panggang dengan brokoli, jamur, dan saus keju spesial). Entahlah beberapa hari ini saya tiba-tiba ingin makan kentang tumbuk yang lezat. Sayang sekali belum menemukan tempat yang menjual kentang tumbuk seperti yang saya inginkan.
Sebenarnya, tadinya saya sama sekali nggak menyukai kentang tumbuk alias mush potato itu. Hingga suatu hari saya harus menemani anak dirawat di rumah sakit hingga sepuluh hari. Namanya yang sakit sering hanya makan sedikit ya, jadilah saya bagian pembersih piring hehe … nah, salah satu menunya itu kentang tumbuk. Saya icip-icip eh lama-lama malah jadi doyan. Kebetulan sekali saat umroh kemarin salah satu menu sarapannya itu kentang tumbuk, dan rasanya persis yang saya makan di rumah sakit, lezat.
Kembali ke menu yang saya pesan, kentang panggang ini lezat banget, lelehan kezu mozzarelanya menggiurkan. Hanya sayang kentangnya kurang terasa karena banyak campuran sayur dan kejunya. Jadi keinginan saya untuk menikmati khas kentang tumbuknya belum terpenuhi.
lelehan mozarellanya menggiurkan

Karena porsinya kecil dan saya masih sangat lapar, jadi saya memutuskan untuk memesan paket nasi dengan capcay dan daging sapi bumbu lada hitam. Ini salah satu menu favorit saya di sini. Sayang, lada hitamnya saat ini kurang kerasa. Beberapa kali pesan menu ini beda-beda hasilnya, kadang lada hitamnya terasa sekali hingga kepedasan, tapi kadang seperti ini kurang terasa. Tapi, keseluruhannya lumayan enak. Nasi pulen hangat berpadu dengan lezatnya sapi lada hitam serta segarnya sayuran capcay, pas.
menu kesukaan saya

Taro Lover 
Gadis kecil kami seperti biasa favoritnya di sini adalah paket Jepang. Kali ini Teteh pesan paket 1 (nasi, chichen katsu, kosakana 2 pcs, eggado 1pcs). Sangat mengenyangkan buat ukuran anak kecil. Untuk menu penutup dia memesan Taro Lover (ice cream, taro pudding, bubble, jelly, mini mocha). Karena dua jagoan kami tidak ikut, dan putri bungsu asyik tidur, jadilah hanya satu orang anak yang memesan makanan. Dia terlihat puas dan menikmati sekali makanannya. “Teteh sampai gendut perutnya,” dia berseloroh setelah selesai makan.
paket Jepang

Selesai makan sesuai rencana kami akan mencoba salon di sini. Kebayang nikmatnya creambath setelah lelah setengah harian, bisa ketiduran sambil menikmati pijatan di kepala. Itu rencana awalnya, apa daya saat si Bungsu selesai dipotong rambut kami harus segera pulang. Adik saya mau pergi, maka jagoan kami yang tengah main bersama mereka pun harus segera kami jemput. Yaa, pupus lagi harapan me time sejenak di salon, tapi tak apa, emak-emak mah sudah biasa … hiks. Lagi pula, saya agak kurang nyaman dengan komentar-komentar nyinyir pegawainya. Semoga mereka tak melakukan hal itu pada pengunjung lain.
salon di Cafe selasih

Minus creambath yang gagal tadi, secara umum jalan-jalan sekeluarga yang ditutup di Café Selasih ini sangat menyenangkan. Cukuplah sebagai penyemangat buat menjalani semnggu ke depan. Kembali lagi pada rutininas rumah tangga, mengurus rumah dan bermain bersama anak-anak.

Senin, 18 Februari 2019

Memanfaatkan Momen Saat Anak Sakit



 Saat anak sakit merupakan saat duka orang tua, setidaknya bagi sebagian besar orang tua. Saya ingat waktu dua jagoan kami masih kecil perut saya akan langsung terasa mules bila mendapati anak mulai hangat badannya. Bagaimana tidak, demam itu sering menyebabkan kejang dan berakhir dirawat di rumah sakit. Beruntung jika saat itu punya persediaan dana cukup, karena pernah saat anak kejang sementara rupiah di dompet bikin hati meringis. Paniknya jangan dikira.
Setelah dua jagoan tumbuh besar alhamdulillah dua adik perempuan mereka lebih kuat dan sehat. Kalau pun demam tidak sampai kejang. Entahlah, apakah anak lelaki lebih berpeluang untuk kejang atau bagaimana, saya tidak tahu. Padahal katanya saat kejang itu orang tua tak boleh panik, tapi mana bisa tenang melihat anak dalam kondisi seperti itu?
Beberapa hari ini anak nomor tiga sakit, sepertinya masuk angin karena dia pusing dan mual muntah. Tentu saja saya lebih suka dia aktif dan pergi bersekolah seperti biasa. Tetapi saya pun ingin memanfaatkan momen dia sakit untuk sesuatu yang berarti.

Menguatkan Boanding  
sumber gambar: pixabay

Saya kira waktu anak sakit merupakan saat yang tepat untuk menguatkan bonding. Dan untuk mendapatkannya orang tua dituntut untuk sabar karena biasanya anak yang tengah sakit agak rewel. Saat menyuapi, kita tatap matanya dan kita elus kepalanya. Saat sakit pun anak paling suka dipijit-pijit pelan atau diusap-usap kan ya? Jika kita melakukannya dengan sukacita, maka akan menguatkan bonding.
Karena Teteh  (pangilan kami untuk anak nomor tiga) masuk angin, saya balur punggung dengan minyak zaitun. sambil dipijit-pijit, dikerok pelan menggunakan bawang merah yang dipotong dua. Lalu saya pijit-pijit keningnya yang katanya pusing, dia terlihat menikmati. Usapan dipunggung pun bikin seneng karena yang namanya sakit kan tiduran terus, jadi punggungnya pegal.
Sambil mijit, ngelus, nyuapin, dan melayani ini itu kita bisa sambil ngobrol ngalor ngidul. Bikin tebak-tebakan, ngedongeng, membacakan buku, atau menceritakan pengalaman lucu. Anak pasti akan senang sekali ditemani bundanya sambil diajak ngobrol seru. Kalau pun dia masih lemas setidaknya dia terhibur dan tertawa dengan cerita kita. Perasaan bahagia yang kita dan anak rasakan saat bersama itu akan menguatkan bonding atau ikatan hati.

Mengungkapkan Rasa Sayang
Tak ada orang tua yang tak sayang sama anaknya, yakan? Tapi, apakah anak mengetahui bahwa kita menyayangi mereka? Cobalah sesekali bertanya pada mereka. Jangan-jangan mereka menganggap apa yang kita lakukan hanya sebagai pemenuhan kewajiban. Karena itu, mengungkapkan rasa sayang dengan bahasa lisan sama pentingnya dengan mengungkapkan rasa sayang dengan bahasa tindakan. Setuju tidak? J
Nah, waktu anak sakit merupakan saat yang tepat untuk mengungkapkan rasa sayang ibu kepada anak. Sambil menyuapi anak coba kita katakan betapa kita menyayanginya sehingga ikhlas merawatnya supaya segera sembuh. Katakan berulang kali supaya kata-kata kita melekat di ingatan anak. Saat menggendongnya ke kamar mandi, saat memijit bagian badan yang pegal, saat menyuapi obat, saat menolong berganti baju, dan sebagainya. Katakan dengan lembut dan penuh senyum dari hati maka akan sampai pula ke hati.
Tentu saja tak ada orang tua yang senang melihat anaknya sakit, tapi setidaknya kita dapat melakukan sesuatu yang berharga saat anak sakit.


Me Time dengan Bonus Glazed Skin

  Pernah tidak Emak merasa sangat lelah lahir batin? Melihat segala pekerjaan rumah seperti Melihat gunungan beban. Lalu melihat anak-an...